("http://gambarkursorkamu.gif") http://imageshack.us/photo/my-images/846/bxbxb.jpg/

PEMAHAMAN TERHADAP STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN

PEMAHAMAN TERHADAP STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN

Pokok Bahasan :
1.    Definisi dan pentingnya pengendalian intern
2.    Pentingnya pengendalian intern
3.    Pemahaman tentang pengendalian intern

1.    Definisi dan pentingnya pengendalian intern
Arti penting pengendalian intern

Arti penting pengendalian intern bagi manajemen dan akuntan publik telah diakui oleh berbagai literatur profesional selama bertahun-tahun. Sebuah publikasi dari AICPA pada tahun 1974 berjudul Internal Control, menyebutkan faktor-faktor pendorong atas semakin luasnya pengakuan tentang pentingnya pengendalian intern.


Definisi,konsep-konsep dasar, dan komponen

Laporan COSO mendefinisikan pengendalain intern sebagai berikut :
Pengendalian intern adalah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan komisaris, manajemen, dan personil satuan usaha lainnya, yang dirancang untuk mendapatkan keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan dalam hal-hal berikut : (1) Keandalan pelaporan keuangan,(2) Kesesuaian dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku,(3) Efektifitas dan efisiensi operasi.

Konsep-konsep dasar yang terkandung dalam definisi diatas adalah sebagai berikut : (1) Pengendalian intern adalah suatu proses, (2) Pengendalian intern dipengaruhi oleh manusia, (3) Pengendalian intern hanya diharapkan memberikan keyakinan memadai, (4) Pengendalian intern adalah alat untuk mencapai tujuan-tujuan dalam berbagai hal yang satu sama lain tumpang tindih yaitu pelaporan keuangan, kesesuaian, dan operasi.
Untuk memberikan rerangka atau struktur yang perlu dipertimbangkan oleh banyak pengendalian intern dalam upaya mencapai tujuan satuan usaha, COSO merumuskan lima komponen pengendalian intern yang saling berkaitan sebagai berikut : (1 )lingkungan pengendalian, (2) Perhitungan resiko, (3) Informasi dan komunikasi, (4) aktifitas pengendalian, (5) monitoring.

2.    Pentingnya pengendalian intern
Tujuan pengendalian internal adalah memberikan jaminan yang wajar bahwa:
A.    Aktiva dilindungi dan digunakan untuk pencapaian tujuan usaha.
B.    Informasi bisnis akurat.
C.    Karyawan mematuhi peraturan dan ketentuan.
Pengendalian internal dapat melindungi aktiva dari pencurian, penggelapan, atau penempatan aktiva pada lokasi yang tidak tepat. Salah satu pelanggaran serius terhadap pengendalian internal adalah penggelapan oleh karyawan (employee fraud).
Unsur-unsur pengendalian internal (elements of internal control) adalah:

A.    Lingkungan pengendalian
Lingkungan pengendalian suatu perusahaan mencakup seluruh sikap manajemen dan karyawan mengenai pentingnya pengendalian yang faktornya antara lain dipengaruhi oleh falsafah dan gaya operasi manajemen. Selain itu, struktur organisasi usaha yang merupakan kerangka dasar untuk perencanaan dan pengendalian operasi juga mempengaruhi lingkungan pengendalian. Kebijakan personalia meliputi perekrutan, pelatihan, evaluasi, penetapan gaji, dan promosi karyawan juga mempengaruhi lingkungan pengendalian.

B.    Penilaian resiko
Semua organisasi menghadapi resiko. Contoh-contoh resiko antara lain perubahan tuntutan pelanggan, ancaman persaingan, perubahan peraturan, perubahan factor ekonomi seperti perubahan suku bunga, dan pelanggaran karyawan terhadap prosedur perusahaan. Setelah resiko dapat diidentifikasi, maka dapat dilakukan analisis untuk memperkirakan besarnya pengaruh dari resiko tersbut serta tingkat kemungkinan terjadinya, dan menentukan tindakan-tindakan untuk meminimumkannya.

C.    Prosedur pengendalian
Prosedur pengendalian diterapkan untuk memberikan jaminan yang wajar bahwa sasaran bisnis akan tercapai, termasuk penggelapan. Diantara prosedur-prosedur itu adalah:
•    Pegawai yang kompeten, perputaran tugas, dan cuti wajib.
•    Pemisahan tanggung jawab untuk operasi yang berkaitan.
•    Pemisahan operasi, pengamanan aktiva, dan akuntansi.
•    Prosedur pembuktian dan pengamanan.

D.    Pemantauan
Pemantauan terhadap system pengendalian internal akan mengidentifikasi dimana letak kelemahannya dan memperbaiki efektivitas pengendalian tersebut.

E.    Informasi dan komunikasi
Informasi yang valid mengenai lingkungan pengendalian, penilaian resiko, prosedur pengendalian, dan pemantauan diperlukan oleh manajemen untuk mengarahkan operasi dan memastikan terpenuhinya tuntutan-tuntutan pelaporan serta peraturan yang berlaku.

3.    Pemahaman tentang pengendalian intern

Auditor harus menetukan bagaimana manajemen melakukan identifikasi risiko-risiko yang relevan terhadap penyajian secara wajar laporan keuangan, kesadaran yang mempengaruhinya dalam memperhitungkan signifikan tidaknya risiko-risiko tersebut, bagaimana hal itu dicerminkan dalam aktifitas-aktifitas pengendalian atau tindakan-tindakan lain untuk mengendalikan risiko tersebut.

Pemahaman tentang informasi dan komunikasi
SA 319 menyebutkan bahwa auditor harus mendapatkan pemahaman tentang sistem informasi yang relevan terhadap laporan keuangan untuk mengetahui :
Kelompok transaksi dalam perusahaan yang signifikan bagi laporan keuangan.
Bagaimana timbulnya transaksi tersebut.
• Catatan akuntansi, dokumen pendukung, informasi yang dapat dibaca komputer, dan rekening tertentu dalam laporan keuangan yang terkait dalam pengolahan dan pelaporan transaksi .
• Proses pelaporan keuangan yang digunakan dalam mempersiapkan laporan keuangan perusahaan, termasuk estimasi akuntansi yang signifikan dan pengungkapannya.

Pemahaman tentang aktivitas pengendalian
Didalam mendapatkan pemahaman tentang komponen-komponen struktur pengendalian intern seperti lingkungan pengendalian, perhitungan risiko, informasi dan komunikasi, serta pemonitoran, auditor telah mulai mengetahui tentang sejumlah aktivitas pengendalian.

Pemahaman pemonitoran
Auditor perlu memahami jenis-jenis aktivitas yang digunakan perusahaan untuk memonitor efektivitas komponen-komponen struktur pengendalian intern dalam memenuhi tujuan laporan keuangan.

Prosedur-prosedur untuk memperoleh pemahaman
Prosedur-prosedur untuk memperoleh pemahaman tentang struktur pengendalian intern terdiri dari :
• Mereview pengalaman masa lalu dengan klien
• Mengajukan pertanyaan kepada manajemen yang sesuai, pengawas, serta staf.
• Menginspeksi dokumen dan catatan-catatan
• Mengobservasi aktifitas dan operasi perusahaan

Pendokumentasian pemahaman
Pendokumentasian pemahaman tentang komponen-komponen struktur pengendalian intern harus dilakukan pada setiap audit yang dilakukan.

Artikel Terkait Akuntansi

☆☆☆ Terimakasih Semoga Bermanfaat ☆☆☆
Judul: PEMAHAMAN TERHADAP STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN
Rating: 100% based on Perfect ratings. 168 user reviews.
Ditulis Oleh: Wisnu Jibonk

0 Response to "PEMAHAMAN TERHADAP STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN"

Posting Komentar