Lunturnya Kearifan Lokal Pulau Dewata
Pengusaha kondominium tidak henti-hentinya menyasar Bali, karena Bali satu-satunya pulau yang serba unik. Serba uniknya Pulau Bali sehingga banyak pengusaha, investor yang datang ke Bali, ibarat gula dicari beribu-ribu semut. Pulau Bali yang unik, tidak mau ketinggalan masyarakatnya pun unik. Keramahtamahan, sopan santun masa lalu yang tiada duanya dan telah tersohor di mancanegara. Namun di balik itu keunikan yang tidak patut ditiru adalah menilai sesuatu yang datangnya dari luar lebih bagus dari apa yang memang ada di Bali. Hal ini disebabkan makin menurunnya kebanggaan terhadap nilai-nilai yang dimiliki/ada di Bali. Menurunnya kebanggaan, menurunkan pula harga diri karena menilai sesuatu yang bersifat duniawi sangat tinggi, melebihi dari harga dirinya sendiri. Kalau ada orang yang kaya secara materi sangat dihargai, apa lagi pengusaha yang datang, masyarakat lupa diri. Karena silau (semata-mata) uang, segala-galanya uang sehingga tanah, sawah dijual demi uang. Banyaknya tanah yang ...